Selasa, 23 Juni 2015

Membuat filter aquarium sendiri, tanpa kuras air selamanya

Bagi pecinta ikan hias kendala pertama dan merupakan kendala yang umum adalah saat ingin membuat aquarium dirumah supaya tidak sering menguras air dan air tidak cepat keruh bagaimana caranya. Nah disina penulis akan membuat toturial bagaimana membuat filter aquarium yang murah meriah buatan sendiri. Filter ini sudah penulis coba dan hasilnya
sangat memuaskan dimana penulis sekitar 2 bulanan tidak mengganti air, tanpa dikuras hanya menambah air yang menguap dan yang pasti airnya jernih tidak keruh. Aquarium yang penulis punya berukuran panjang=50cm lebar=25cm tinggi = 31 cm dengan jumlah ikan 30 ekor cukup banyak dengan ukuran aquarium yang kecil. Penulis sengaja memberikan ikan yang banyak yang tujuannya adalah filter yang penulis buat maksimal atau tidak, cara mengujinya adalah penulis tidak memberikan filter sama sekali jangka waktu 1 hari dan hasilnya air sangat keruh sekali kemudian penulis aktifkan filternya dan dalam jangka waktu 6 jam air sudah jernih kembali menandakan filter bekerja secara maksimal. Perlu diketahui penulis melakukan 3 kali percobaan untuk menghasilkan filter yang maksimal dan yang ini adalah percobaan yang ketiga dan hasilnya menurut penulis sudah lumayan.
Kalau hanya mengandalkan filter standar yang berisi kapas saja hasilnya jauh dari maksimal, pengalaman penulis menggunakan filter standar adalah sebagai berikut :
  1. Tinggkat kematian ikan sangat besar, apalagi aia gak diganti lebih dari 1 minggu bisa jadi ikan pada mati semua
  2. Ikan yang dimasukkan ke aquarium sedikit, jika diberi ikan yang banyak air cepat sekali keruh
  3. Ikan kayaknya emoh makan, mengakibatkan banyak ikan yang mati kelaparan
  4. Air harus sering dikuras, jika tidak sering dikuras air berbau amis, kotor, keruh 
  5. Daya tahan ikan menurun, mudah sakit
  6. dan masih banyak lagi kekurangannya yang intinya membuat para hobis aquarium emoh untuk memelihara ikan
Nah sekarang masalah diatas 99% teratasi, silahkan baca artikel ini jika anda praktekan Insya Allah anda akan ketagihan beli ikan yang banyak. Pengennya mau beli ikan terus seperti yang penulis lakukan, ya karena jarang sih ikannya mati paling mati gara-gara digigit/dimakan sama temannya sendiri. Filter yang penulis buat merupakan filter Hybrid(gabungan) antara filter kimia dan biologi. Aarang aktif sebagai filter kimia dan keramik ring, japmat, biobal sebagai filter biologi. Penulis lebih banyak membuat filter biologi karena filter biologi lebih baik dari pada filter kimia. kelemahan filter biologi proses pemfilteran lama karena yang memfilter adalah bakteri, sedangkan filter kimia sangat cepat pemfilterannya tetapi harus sering diganti karena ada masa pakainya. Jika terlalu banyak filter kimianya malah membuat ikan tidak sehat.
Kelebihan filter ini sebagai berikut (Aquarium panjang=50cm lebar=25cm tinggi = 31 cm):
  1. Proses penjernihan air yang cepat jika menggunakan pompa yang besar >2000lt/jam 2-3 jam air sudah jernih. jika menggunakan pompa 900lt/jam membutuhkan waktu kurang lebih 6 jam
  2. Air tidak perlu dikuras selamanya, cukup menambahkan air yang menguap
  3. Filter nyaris tanpa perawatan, hanya perlu penggantian kapas secara periodik
  4. Ikan tidak mudah sakit/terserang penyakit
  5. Nafsu makan ikan bertambah
  6. Tinggkat kematian Ikan turun drastis ,sekitar 1% yang mati dan 99% sehat walafiat ikannya
  7. Air sangat jernih sehingga tidak mengganggu saat kita melihat aquarium
  8. Murah,jika dibandingkan dengan buatan pabrik. karena menggunakan botol bekas sebagai media filter
  9. Bahan pengisi filter mudah didapat di toko yang menyediakan bahan aquarium
  10. Filter bias digunakan aquarium yang lebih besar

Perhatian :
  1. Kapas harus diganti secara periodik, jika kapas sudah menghitam sebaiknya di keluarkan dan diganti yang baru. jika malas boleh dicuci, tetapi mencuci kapas tidak disarankan karena kotoran masih ada yang menempel sebaiknya digunakan sekali saja. Tapi penulis kapasnya tak cuci trus tak pasang kembali he...he..he... 
  2. Pemberian pakan untuk ukuran (Aquarium panjang=50cm lebar=25cm tinggi = 31 cm) dengan jumlah ikan 30 ekor cukup  1 sendok (rata jangan menggunung pakannya) makan 2x sehari, atau 1x sehari gak apa2. Kalau terlalu banyak pemberian pakan bisa menyebabkan air keruh serta ikan hias cepat sekali besar karena makannya rakus banget. kalau ikannya sedikit disesuaikan ini hanya gambaran dari pengalaman penulis sendiri
  3. Saat filter aktif jangan memberikan obat jenis apapun kedalam aquarium karena berbahaya bisa menyebabkan ikan mati. di filter yang dibuat terdapat arang aktif yang sifatnya menyerap jenis kotoran apapun termasuk obat, setelah diserap oleh arang bisa jadi terjadi reaksi kimia yang berbahaya bagi ikan. jika akan dilakukan pengobatan matikan filter. setelah agak lama 1 hari satu malam atau lebih filter diaktifkan kembali.
  4. Arang aktif (filter Kimia) idealnya diganti setiap 3 bulan sekali (artinya arang yang lama di buang diganti yang baru), karena masa aktifnya cuma 3 bulan lebih dari itu arang aktif gak aktif lagi sehingga kotoran yang diserap akan rontok. Tapi penulis tidak pernah mengganti arang aktif, karena setelah arang gak aktif lagi maka arang akan berfungsi sebagai filter biologis dimana bakteri pengurai akan hidup disitu.
  5. Filter ini akan maksimal setelah 1 minggu penggunaan, jadi jika dalam setup awal air agak keruh maka hidupkan terus filter tersebut maka lama kelamaan air akan jernih dengan sendirinya, Ikan bisa langsung dimasukkan. Alasannya adalah bakteri belum berkembang di filter, perkembangan bakteri pengurai sekitar 1 minggu jadi sabaarrr...
  6. semua bahan diatas sebelum dirakit sebaiknya dicuci hingga bersih supaya pemfilteran maksimal


MAU LEBIH JELAS????

klik aja
http://mansaba.sch.id/web_saba/lain-lain/625-membuat-filter-aquarium-murah-meriah.html#bahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar